Banyak penonton di Indonesia yang kini mencari kembali untuk bernostalgia atau sekadar menemukan alasan mengapa film ini memenangkan Academy Award untuk Film Berbahasa Asing Terbaik . Sinopsis Singkat
Alfredo menjadi figur ayah bagi Toto dan membimbingnya melewati cinta pertamanya serta gairahnya yang semakin besar terhadap film. Alfredo akhirnya mendorong Toto untuk meninggalkan desa demi mengejar mimpinya di Roma, dengan pesan terkenal: "Jangan pernah menoleh ke belakang".
The story follows Salvatore “Totò” Di Vita, a famous film director in his 50s, who learns that Alfredo—his old friend and mentor from his childhood in a small Sicilian village—has passed away. As Salvatore reflects on his past, the film flashes back to post-WWII Italy.
Mulai dari tawa di dalam bioskop tua hingga momen perpisahan yang menyesakkan, film ini adalah pengingat bahwa mimpi seringkali dimulai dari balik cahaya proyektor.